Berikut 5 Tes Kesehatan untuk Calon Pengantin

Appoie – Syarat nikah menjadi salah satu rangkaian yang wajib dilalui oleh para calon pengantin sebelum melangsungkan pernikahan secara legal. Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa syarat nikah yang wajib dilengkapi oleh kedua calon mempelai, termasuk diantaranya adalah tes kesehatan. Bacalah artikel kesehatan berikut ini https://www.sehatq.com/artikel/harus-tahu-ini-syarat-nikah-agar-tidak-salah-melangkah untuk mengetahui informasi lengkapnya.

Melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum melaksanakan pernikahan penting sekali dilakukan untuk mengetahui keadaan kesehatan calon pengantin. Waktu yang tepat untuk melakukan tes ini adalah 3 bulan sebelum pernikahan berlangsung. Lalu, apa saja tes yang harus diikuti oleh para calon pengantin?

Di bawah ini ada beberapa daftar tes kesehatan yang wajib dilakukan sebelum melakukan prosesi pernikahan.

syarat nikah

1. Pemeriksaan darah

Di dalam istilah medis, pemeriksaan darah atau biasa disebut dengan hematologi. Tes hematologi adalah sebuah tes untuk permasalah dalam sel darah dan penyakit lainnya seperti leukimia, anemia, dan sejenisnya. Penyakit anemia sendiri mempunyai ikatan yang erat pada proses kehamilan dari calon pengantin wanita.

Selain itu, ternyata ibu hamil juga bisa menularkan penyakit kepada anaknya, seperti hemophilia dan thalasemia. Oleh karena itu, lakukan pencegahan penularan penyakit ini dengan melakukan tes kesehatan untuk memeriksa hemoglobin, ferritin, HPLC dan lainnya.

2. Golongan darah dan Rhesus

Sama seperti sebelumnya, tes berikut ini juga penting sekali dilakukan oleh calon mempelai wanita yaitu tes golongan darah dan rhesus. Tes ini bertujuan untuk mengetahui kecocokan rhesus.

Untuk kamu yang belum paham untuk istilah ini, rhesus merupakan golongan darah. Tetapi, tidak hanya untuk menentukan golongan darah saja, ada hal lain yang lebih spesifik yaitu mengetahui golongan darah kamu termasuk dalam rhesus positif atau negatif.

Hal ini penting dilakukan agar bayi mu tidak mengalami penyakit kuning karena faktor penyebabnya adalah adanya inkompatibilitas rhesus dan jika dibiarkan bayi mu akan mengalami penyakit anemia.

3. Deteksi Hepatitis B

Tes selanjutnya yang menjadi salah satu syarat nikah adalah tes untuk mendeteksi penyakit hepatitis B. Penyakit ini adalah sebuah virus yang bisa menimbulkan peradangan di organ hati. Sudah banyak sekali artikel kesehatan yang membahas penyakit ini karena penyakit tersebut masuk dalam golongan penyakit menular.

Oleh karena itu, sangat penting untuk pasangan yang ingin menikah melakukan deteksi infeksinya. Tidak hanya untuk mencegah infeksi virus, tes ini dilakukan karena akan berhubungan dengan kandungan mu kelak yang jika dibiarkan bisa memberikan dampak buruk untuk janin.

4. TORCH

TORCH atau Toksoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes mungkin kamu sudah kenal dengan istilah tersebut. Karena, berkaitan dengan masa kehamilan. Tes ini sangat diperlukan untuk menghindari infeksi akut pada sebelum hamil dan saat kehamilan, karena bisa menimbulkan masalah yang sangat serius, seperti kelainan pada janin, keguguran dan bayi yang mengalami kelahiran prematur.

Pemberian vaksin TORCH kepada calon ibu juga bisa membantu untuk mencegah masalah lainnya, seperti masalah pendengaran dan juga penyakit bayi kuning.

5. Infeksi Menular Seksual (IMS)

Yang terakhir adalah tes IMS yang dilakukan dengan uji RPR atau VDRL dengan mengambil sampel darah. Tes ini bertujuan untuk mengetahui antibodi yang bereaksi pada bakteri, seperti treponema pallidum dan sifilis serta mendeteksi penyakit HIV.

Pemerintah juga sudah mewajibkan tes ini untuk setiap pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan.

Demikianlah informasi mengenai tes kesehatan sebagai salah satu syarat nikah yang harus diketahui para calon pengantin. Kamu bisa baca artikel kesehatan di www.sehatq.com untuk mengetahui informasi lainnya.